Sepanjang 2022, MUI Tuntaskan Seluruh Fatwa Produk Halal

- Sabtu, 31 Desember 2022 | 01:31 WIB
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa Asrorun Niam Sholeh (kedua dari kiri) saat memaparkan penetapan sertifikat halal dalam acara Laporan Tahunan Komisi Fatwa MUI yang bertajuk “Peran MUI dalam Mendukung Percepatan Sertifikasi Halal” di kantor MUI hari ini, Kamis (29/12/2022). Foto : Sek
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa Asrorun Niam Sholeh (kedua dari kiri) saat memaparkan penetapan sertifikat halal dalam acara Laporan Tahunan Komisi Fatwa MUI yang bertajuk “Peran MUI dalam Mendukung Percepatan Sertifikasi Halal” di kantor MUI hari ini, Kamis (29/12/2022). Foto : Sek

Gardunesia.com. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa Asrorun Niam Sholeh menyampaikan bahwa selama 2022 MUI berhasil menuntaskan seluruh fatwa dan menetapkan kehalalan produk yang diajukan pelaku usaha, baik melalui LPH maupun melalui pernyataan  pelaku usaha.

 "Sepanjang 2022, MUI berhasil menyidangkan 105.326 laporan pelaku usaha. Alhamdulillah seluruh laporan yang masuk, dapat dituntaskan seratus persen. Dalam rentang waktu sesuai UU, tuntas di bawah tiga hari", ujar Niam dalam acara Laporan Tahunan Komisi Fatwa MUI yang bertajuk “Peran MUI dalam Mendukung Percepatan Sertifikasi Halal” di kantor MUI hari ini, Kamis (29/12/2022).

Sesuai dengan UU, lanjut Niam, masing-masing aktor sertifikasi halal diberikan batas waktu maksimal dalam menuntaskan tugasnya. Registrasi di BPJPH dan kelengkapan dokumennya maksimal 2 hari untuk dikirim ke LPH. 

LPH dalam melakukan audit dan pemeriksaan maksimal 15 hari untuk kemudian diserahkan ke MUI

MUI melaksanakan sidang fatwa dan menetapkan kehalalan produk maksimal 3 hari. Selanjutnya BPJPH menerbitkan Sertifikat Halal maksimal 1 hari.

 “Alhamdulillah, MUI saat ini telah dapat memenuhi ketentuan UU bahwa penetapan kehalalan produk di MUI paling lama 3 hari. Data Tahun 2022, rata-rata membutuhkan waktu 1,7 hari”, ucap Niam.

Sementara itu, dari data yang diolah selama Tahun 2022, rata-rata registrasi di BPJPH hingga dikirim ke LPH membutuhkan waktu 9,08 hari. Dan LPH melakukan pemeriksaan halal ke pelaku usaha membutuhkan waktu rata-rata 25,94 hari untuk diserahkan ke MUI guna penetapan kehalalan.

Data ini menjawab anggapan sebagian orang yang menyatakan bahwa faktor lambannya proses sertifikasi halal itu di MUI. Selama ini tuduhan tersebut muncul secara liar, namun MUI tidak pernah merespon secara reaktif. 

MUI terus melakukan pembenahan internal untuk mendukung program percepatan sertifikasi halal. Karena sejak awal MUI memiliki pandangan tentang pentingnya jaminan produk halal bagi masyarakat muslim, dan komitmen pemerintah ini perlu didukung secara optimal. 

Halaman:

Editor: Davi Pranataliadi

Tags

Terkini

Peringati HUT Ke 22, BAZNAS Gelar Khitanan MassalĀ 

Selasa, 17 Januari 2023 | 23:45 WIB

BAZNAS Luncurkan Program ZCoffee

Rabu, 11 Januari 2023 | 22:58 WIB

Percepat Kerja Kemanusiaan, Jufi Gelar Raker 2023

Senin, 9 Januari 2023 | 08:55 WIB

Presiden Jokowi Terima Ketua Umum PBNU

Senin, 2 Januari 2023 | 22:00 WIB

Terpopuler

X