Perluas Jaringan Online, Bank Muamalat Sinergi dengan Pos Indonesia

- Selasa, 10 Januari 2023 | 16:37 WIB
Gedung Bank Muamalat. Foto : Istimewa.
Gedung Bank Muamalat. Foto : Istimewa.

Gardunesia.com - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menjalin kerja sama jasa logistik dengan PT Pos Indonesia (Persero). Kerja sama ini dalam rangka meningkatkan kualitas layanan pengiriman barang dan jasa Bank Muamalat ke seluruh Indonesia.

Direktur Operasi Bank Muamalat, Wahyu Avianto mengatakan, Pos Indonesia merupakan perusahaan jasa logistik terkemuka dan punya pengalaman panjang di industri ini. Selain itu, Pos Indonesia memiliki jaringan layanan kantor dan agen pos yang luas dan representatif. 

“Kami bangga dapat menjalin kerja sama dengan PT Pos Indonesia sebagai perusahaan logistik milik negara yang berpengalaman. Kami berharap kerja sama ini akan dapat meningkatkan kualitas pelayanan perbankan di Bank Muamalat dan mudah-mudahan dapat berlanjut ke ekosistem bisnis yang lebih luas lagi,” ujar Wahyu dalam rilisnya, Selasa (10/1/2022).

Direktur Bisnis Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia (Persero), Siti Choiriana menyambut baik kerja sama dengan Bank Muamalat

Direktur Operasi Bank Muamalat, Wahyu Avianto. Foto : dokumen Humas Bank Muamalat.

Menurutnya, PT Pos Indonesia dan Bank Muamalat mempunyai sejarah panjang kerja sama sebelumnya, yakni dalam jaringan penjualan dan pembayaran berbasis online

 "Adanya kerja sama ini lebih menegaskan dan memperluas ruang lingkup dari kerja sama yang sudah terjalin selama ini,”  kata Ana panggilan akrab Siti Choiriana.

Kerja sama Bank Muamalat dan Pos Indonesia terjalin sejak tahun 2003. Diawali dengan kerja sama jaringan penjualan produk tabungan dan pembukaan gerai Bank Muamalat di kantor cabang Pos Indonesia. Dilanjutkan dengan kerja sama pembayaran online melalui lebih dari 4000 kantor pos di seluruh Indonesia. 

Sebagai informasi, pada kuartal III 2022 Bank Muamalat mencatatkan Profit Before Tax (PBT) sebesar Rp 40 miliar, tumbuh 332 persen secara year on year (yoy). Adapun total aset tercatat tumbuh sebesar 15 persen  yoy dari Rp52,1 triliun menjadi Rp59,7 triliun.(SS)

Halaman:

Editor: Davi Pranataliadi

Tags

Terkini

Perkuat Ekosistem Syariah, BSI Gandeng BPD 

Senin, 5 Desember 2022 | 20:52 WIB

INDEF : Indonesia Harus Waspadai Capital Outflow

Sabtu, 30 Juli 2022 | 19:45 WIB

Terpopuler

X